September 21, 2023

Ginjal adalah organ vital dalam tubuh yang memiliki fungsi utama membuang zat-zat sisa metabolisme atau limbah serta racun dalam tubuh melalui urine. Struktur organ ginjal pun memiliki fungsi dan peranan masing-masing. Yuk, cari tahu struktur ginjal beserta fungsinya lebih detail bersama Bumame di sini! 

Apa saja struktur ginjal dan fungsinya?

Bentuk ginjal menyerupai kacang dengan ukuran sebesar kepalan tangan. Organ ini memiliki tekstur keras dan berserat untuk mendukung dan melindungi jaringan lunak yang ada di dalamnya. Perlu kamu ketahui, ginjal memiliki fungsi yang sangat penting untuk kesehatan tubuh, antara lainnya untuk menyaring dan membuang limbah atau kotoran seperti racun, garam berlebih, dan urea.

Baca Juga: Fungsi Ginjal: Pengertian, Gangguan, Pencegahan, dan Pengobatan

Pada umumnya, ginjal orang dewasa memiliki panjang sekitar 10-12 cm dengan lebar 5-7 cm dan beratnya kurang lebih 135-170 gram, ginjal memiliki bentuk mirip dengan kacang merah dan letaknya ada di sepanjang dinding otot bagian belakang (otot posterior rongga perut). Apabila ginjal dibelah dua, terlihat bahwa ginjal terbagi menjadi beberapa bagian. Untuk bagian luar berwarna gelap (korteks) sementara bagian dalam berwarna lebih terang (medula). 

Berikut adalah struktur ginjal secara lengkap beserta fungsinya: 

  1. Nefron

Nefron merupakan salah satu bagian ginjal yang bertugas untuk mengambil nutrisi di dalam darah agar tidak terbuang, serta membantu mengeluarkan limbah serta racun dari darah agar tidak menumpuk di dalam tubuh.

  1. Renal Corpuscle (Sel darah ginjal) 

Sel darah ginjal memiliki dua struktur, yaitu glomerulus dan kapsul bowman. Glomerulus merupakan sekelompok kapiler yang menyaring dan menyerap protein dari darah untuk digunakan oleh tubuh. Sementara kapsul bowman adalah tempat terjadinya proses penyaringan darah yang kemudian membentuk urine. 

  1. Renal cortex

Renal cortex atau korteks ginjal adalah bagian paling luar dari ginjal. Bagian ini dikelilingi dengan kapsul ginjal yang merupakan lapisan jaringan lemak yang berfungsi untuk melindungi struktur ginjal bagian dalam. 

  1. Pelvis ginjal

Pelvis ginjal merupakan bagian ginjal yang berbentuk corong yang terdapat di bagian terdalam ginjal. Pelvis ginjal berfungsi sebagai jalur penguhubung antara ginjal dan kandung kemih. 

  1. Calyces

Calyces merupakan bagian ginjal yang berbentuk cangkir kecil. Berfungsi untuk mengumpulkan cairan sebelum berjalan menuju kandung kemih. Calyces juga menjadi tempat cairan dan limbah ekstra yang menjadi urine. 

  1. Ureter 

Ureter adalah tabung otot yang berguna untuk mendorong urine menuju kandung kemih. Umumnya ureter memiliki panjang sekitar 20-30 cm da berdiameter maksimum sekitar 1,7 cm. 

Baca Juga: Simak Gejala Gagal Ginjal Akut yang Umum Terjadi!

Pemeriksaan fungsi ginjal 

Setelah penjelasan di atas tentang fungsi masing-masing bagian ginjal, kamu jadi lebih paham bahwa ginjal memiliki peran yang sangat penting untuk tubuh kan? Maka dari itu, kesehatan ginjal sangat perlu dijaga, bila ginjal sampai terganggu, akibatnya untuk kesehatan perlu diwaspadai. Terutama jika kamu memiliki penyakit seperti hipertensi, diabetes atau infeksi pada ginjal, kondisi medis seperti gagal ginjal kronis dan sindrom nefrotik mungkin terjadi. 

Kamu bisa melakukan pemeriksaan fungsi ginjal meliputi ureum, kreatinin, asam urat, urine rutin, dan beberapa tes kesehatan lain yang diperlukan sesuai anjuran dokter. Pemeriksaan fungsi ginjal dengan layanan Medical Check Up tersedia di Bumame. Bisa dilakukan dari rumah dengan layanan Home Care dan gratis biaya transportasi serta konsultasi dokter dan pembacaan hasil Medical Check Up untuk penanganan yang lebih tepat dan cepat. Medical Check Up Bumame tersedia di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Bandung. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi customer care Bumame.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *