September 23, 2023

Sahabat Sehat, bagi kamu penikmat film Perancis atau Barat pastinya sudah familiar dengan escargot. Escargot adalah olahan excuisite khas Perancis berbahan dasar bekicot. Saking populernya, bekicot telah menjadi budidaya besar di Eropa. Yuk, cek seberapa populer dan mahalnya escargot!

Sejarah Escargot

Escargot adalah makanan yang terbuat dari bekicot (keong darat) dan biasanya disajikan sebagai hidangan pembuka (appetizer). Resep escargot modern ditemukan sekitar tahun 1814 tanpa sengaja. Salah satu versi mengatakan bahwa pendiri legendaris masakan haute, spesialis kuliner Prancis Marie Antoine Karem, memiliki andil dalam resep escargot.

escargot
Foto: Pexels.com

Merefleksikan menu asli untuk menghormati kunjungan Alexander I, Karem menyajikan bekicot rebus yang dibumbui dengan bawang putih, peterseli, dan mentega, disajikan dalam cangkang dan disajikan sebagai “escargot de Bourgogne”. Alexander I sangat menyukai masakan ini dan menurut rumor inilah yang menjadi awal kepopuleran hidangan dari bekicot ini.

Mengapa Escargot Begitu Mahal?

Satu pon atau sekitar 100 ekor daging escargot kupas berharga $80 (± Rp 1.220.400,00, $1 diasumsikan Rp. 15.255). Sedangkan, harga menu escargot di restoran dengan isi 6-12 ekor adalah $15-$50 (Rp 228.825- 762.750), tergantung pada tipe restoran dan lokasinya.

Escargot sangat mahal karena permintaan pasar jauh melebihi pasokan yang tersedia. Bahkan Perancis, yang mempopulerkan escargot, tidak memiliki cukup bekicot untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Perancis harus mengimpor escargot dari negara Eropa Timur, Balkan, serta Yunani dan Turki.

Pasar escargot dunia diperkirakan mencapai 120 ribu ton, jumlah ini hanya mampu memenuhi 50-70% dari permintaan pasar. Orang Prancis sendiri setiap tahunnya mengonsumsi sekitar 40-50 ribu ton escargot, dan setengah dari jumlah tersebut paling banyak dikonsumsi saat liburan Natal. Hidangan gastronomi lokal favorit di Perancis adalah siput anggur atau lat.Helix pomatia.

olahan bekicot
Foto: Pexels.com

Kandungan Gizi Keong Darat

Dalam 100 g keong darat terkandung 377 kJ energi, 2 g karbohidrat, 1,4 g lemak, dan 16,1 g protein. Kandungan vitamin meliputi vitamin A 100 μg, thiamine (B1) 0,01 mg, riboflavin (B2) 0,12 mg, niacin (B3) 1,4 mg, vit.B6 0,13 mg, vit.B12 0,5 μg, vit. E 5 mg, dan vit.K 0,1 μg. Ditambah dengan kandungan kalsium 10 mg, tembaga 0,4 mg, zat besi 3,5 mg, magnesium 250 mg, fosfor 272 mg, potassium 382 mg, selenium 27,4 μg, natrium 70 mg, dan zink 1 mg.

Daging bekicot juga kaya akan asam amino esensial seperti lisin, metionin, dan sistein. Kandungan lemaknya rendah, tetapi mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat. Dari kebutuhan selenium harian yang direkomendasikan, bekicot menyediakan hingga 50% (pada perempuan) dan 30% (pada laki-laki). Kandungan zat besinya yang tinggi membuat bekicot direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita anemia.

Isu Halal dan Haram Bekicot

Bekicot oleh para ulama dikategorikan sebagai hewan yang menjijikkan (mustakhbas) yang tidak boleh dikonsumsi alias haram. Meski sebagian orang yang menganggap bekicot tidak menjijikkan, mayoritas menganggap bekicot menjijikkan sehingga hukumnya tetap haram.

Asumsi tersebut diperkuat oleh ulama NU dan MUI, yang menegaskan bahwa bekicot haram hukumnya untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, ulama NU berpendapat konsumsi bekicot diperbolehkan jika dalam keadaan darurat atau terpaksa seperti tidak ada makanan lain selain bekicot.

Sahabat Sehat sendiri apa sudah pernah mencoba escargot? Jika belum, semoga info di atas bisa jadi referensi kamu sebelum mengonsumsi escargot.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Setyaning Pawestri, S.Pi, M.Si

Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATEPA, Universitas Mataram. Lulusan Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Gadjah Mada dan Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *